Ponorogo, 06 Mei 2026 – MAN 1 Ponorogo tiba Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dengan misi menggali inspirasi, menimba ilmu, dan meneladani praktik terbaik Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sambutan hangat dari tim ZI kanwil yang dipimpin oleh Ni Made Wina Maya Lestari, S.Sos.,M.Si (Sub Koordinator Ortala dan KUB)Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang secara langsung membuka rangkaian acara. Dalam sambutannya, beliau menekankan komitmen luar biasa, bahwa Kanwil Kemenag Bali dalam membangun birokrasi yang transparan, akuntabel, dan melayani. Sebuah pengakuan bahwa Zona Integritas bukan sekadar piala atau predikat, melainkan jantung dari pelayanan umat. MAN 1 Ponorogo menyimak dengan saksama, mencatat setiap detail strategi yang telah menghantarkan Kanwil Kemenag Bali meraih predikat ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi.
Memasuki ruang pertemuan, suasana berubah menjadi semacam kelas eksekutif. Tim MAN 1 Ponorogo yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Ibu Dr. Nuurun Nahdiyah Karunia Yjliastin, S.Pd.M.PdI untuk menggali informasi hingga ke akar. Pembicaraan semakin menaik saat berdiskusi tentang enam area perubahan Zona Integritas: dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga penguatan akuntabilitas kinerja. Tak ketinggalan, sistem pengawasan yang partisipatif dan penguatan kualitas pelayanan publik menjadi sorotan utama. Setiap sesi langsung dicermati sebagai modal untuk mempercepat transformasi di Ponorogo.
Selanjutnya, rombongan diajak menyusuri Zona Integritas yang sesungguhnya: ruang pelayanan terpadu satu pintu. Di sinilah teori bertemu praktik. MAN 1 Ponorogo melihat langsung bagaimana budaya kerja yang antikorupsi, disiplin, dan ramah diimplementasikan. Sistem informasi berbasis digital, kotak pengaduan yang terbuka untuk publik, hingga survei kepuasan masyarakat yang real-time—semua menjadi panggung inovasi. "Ini yang harus kita adopsi secara cepat," bisik salah seorang guru MAN 1 Ponorogo di sela-sela pengamatan.
Pada sesi tanya jawab. Tim ZI MAN 1 Ponorogo tak ragu mengupas kendala teknis: bagaimana membangun komitmen kolektif, bagaimana menjaga keberlanjutan predikat setelah diraih, Bu Wina dari Kanwil Kemenag Bali menjawab dengan lugas, penuh pengalaman, bahkan membagikan dokumen pendukung dan SOP unggulan mereka. Sebuah kolaborasi sejati antara dua wilayah yang sama-sama berjuang untuk birokrasi yang berintegritas. Dan tentunya keberhasilan yang diraih juga atas partisipasi semua pihak tanpa kecuali.
Sesi foto bersama menjadi penutup yang manis. Namun bagi MAN 1 Ponorogo, hari Rabu, 6 Mei 2026 ini bukanlah akhir. Ini adalah titik tolak baru. Dengan semangat seluas Pulau Bali, semakin yakin: Zona Integritas (ZI) bukan impian. Di tangan madrasah yang berani belajar dan berubah, predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani akan segera menjadi fakta di MAN 1 Ponorogo.