< Kembali



Prestasi Membanggakan, Dua Siswi MAN 1 Ponorogo Lolos Seleksi OPSI 2026 Bidang Kimia


Ponorogo, 09 April 2026 – Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Ponorogo. Dua orang siswi madrasah tersebut berhasil lolos dalam seleksi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2026. Mereka adalah Nidaul Husna dari kelas XD dan Maida Kamila Khoirun Niswa dari kelas XB. Keduanya tergabung dalam satu tim riset dan berhasil menembus seleksi nasional pada bidang lomba Matematika, Sains, dan Teknologi (MST) untuk subbidang Kimia.

Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) merupakan kompetisi tahunan di bidang karya tulis ilmiah dan inovasi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ajang ini diperuntukkan bagi siswa SMP dan SMA/sederajat di seluruh Indonesia. OPSI bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat riset para siswa sejak dini, dengan fokus pada penciptaan ide-ide kreatif, pelaksanaan penelitian yang sistematis, serta perumusan solusi atas berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.

Tema yang diusung dalam OPSI 2026 adalah "Muda Berinovasi, Indonesia Berprestasi". Pada babak seleksi tahun ini, MAN 1 Ponorogo berhasil meloloskan satu tim riset dari sekian banyak peserta di tingkat nasional. Setelah dinyatakan lolos seleksi, tim yang terdiri dari Nidaul Husna dan Maida Kamila Khoirun Niswa tersebut berhak melanjutkan ke tahap pembinaan intensif serta penilaian laporan penelitian. Pada tahap ini, mereka akan menyempurnakan karya ilmiahnya sesuai dengan kaidah metodologi penelitian yang benar, mulai dari perumusan masalah, kajian pustaka, prosedur eksperimen, hingga analisis data.

Kepala MAN 1 Ponorogo, Dr. Nuurun Nahdhiyyah K.Y., S.Pd., M.Pd.I., memberikan tanggapan positif dan penuh apresiasi atas prestasi yang diraih oleh kedua siswinya. "Kami sangat bangga dan bersyukur. Ini adalah bukti bahwa siswa MAN 1 Ponorogo mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang riset. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang agama dan akademik konvensional, tetapi juga dalam penelitian ilmiah. Kami berharap Nidaul Husna dan Maida Kamila dapat memberikan yang terbaik pada tahap pembinaan dan penilaian laporan penelitian, sehingga mampu membawa pulang gelar juara untuk Ponorogo dan Indonesia," tutur Dr. Nuurun.

Adapun manfaat dari lolosnya kedua siswi ini ke tahap pembinaan OPSI sangatlah besar. Bagi mereka, pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan keterampilan menulis ilmiah yang sangat berguna di jenjang pendidikan selanjutnya. Selain itu, prestasi ini juga dapat menjadi nilai tambah untuk mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Bagi MAN 1 Ponorogo, capaian ini semakin mengukuhkan reputasi madrasah sebagai lembaga yang mendorong budaya riset dan inovasi. Harapan madrasah ke depan, semakin banyak siswa yang termotivasi untuk menekuni penelitian dan mengharumkan nama madrasah di kancah nasional maupun internasional.

Sal webman1po
5 min read