< Kembali



MAN 1 Ponorogo Gelar Refreshment Program SSK dan Perkuat Kerja Sama dengan BKKBN


Ponorogo, 22 April 2026 – MAN 1 Ponorogo menggelar kegiatan Refreshment Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang berlangsung di aula madrasah Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak madrasah dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Acara yang berlangsung pada hari ini juga dimanfaatkan untuk melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MAN 1 Ponorogo dengan Dinas BKKBN Kabupaten Ponorogo, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengimplementasikan program kependudukan di lingkungan pendidikan.

Kegiatan refreshment ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan secara mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di MAN 1 Ponorogo mengenai pelaksanaan Program SSK. Hadir sebagai pemateri, Dra. Budi Lestari Mukti, MM selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, Penggerakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara teknis penerapan Program SSK di madrasah, termasuk strategi mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam proses pembelajaran.

Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sendiri merupakan inisiatif BKKBN yang ditujukan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah. Program ini dibentuk berdasarkan alasan mendesaknya kesadaran akan isu kependudukan, seperti ledakan jumlah penduduk muda, pernikahan dini, dan kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi. BKKBN menilai bahwa sekolah adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai berwawasan kependudukan sejak dini, sehingga generasi muda dapat memahami dampak dari dinamika kependudukan terhadap masa depan mereka dan bangsa.

Adapun manfaat Program SSK bagi madrasah sangatlah signifikan, terutama dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik. Melalui integrasi materi kependudukan dalam pembelajaran, madrasah tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tetapi juga membentuk sikap dan perilaku berwawasan kependudukan. Hal ini membantu siswa memahami pentingnya perencanaan masa depan, menjauhi pergaulan bebas, serta menghargai hak-hak reproduksi. Dengan demikian, madrasah turut berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika MAN 1 Ponorogo serta perwakilan siswa kelas X ini berlangsung dengan antusias. Para siswa kelas X yang hadir nantinya akan menjadi cikal bakal terbentuknya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di MAN 1 Ponorogo. Keberadaan PIK-R diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mendapatkan informasi dan konsultasi seputar kependudukan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan masa depan. Dengan adanya sinergi antara madrasah dan BKKBN ini, MAN 1 Ponorogo optimis dapat menjadi Madrasah Siaga Kependudukan yang unggul di Kabupaten Ponorogo.

Sal webman1po
5 min read